Pernahkah kamu memiliki tumpukan data, angka-angka statistik, atau laporan panjang yang harus dipresentasikan, tetapi bingung bagaimana cara menyajikannya agar tidak membosankan? Meminta orang lain membaca deretan angka dalam tabel polos sering kali membuat mereka cepat mengantuk dan sulit memahami poin utamanya.

Di sinilah Infografis menjadi penyelamat! Infografis adalah cara terbaik untuk mengubah data rumit menjadi visual yang menarik, ringkas, dan mudah dipahami siapa saja.

Banyak pemula mengira bahwa membuat infografis menarik membutuhkan keahlian desain grafis tingkat tinggi atau aplikasi rumit seperti Adobe Photoshop. Padahal, lewat platform gratis bernama Canva, kamu bisa merancang infografis data yang cantik dan terlihat sangat profesional hanya dalam hitungan menit!

Pada kesempatan kali ini, saya akan membagikan panduan step-by-step cara membuat infografis data di Canva dari nol hingga siap dipublikasikan. Yuk, mari kita pelajari bersama langkah-langkahnya!

1. Menyiapkan Data dan Memilih Templat Infografis yang Tepat

Langkah paling awal sebelum membuka Canva adalah merapikan data milikmu terlebih dahulu. Pilih angka-angka penting, poin utama, atau perbandingan data yang paling ingin kamu tonjolkan.

Setelah datamu siap, ikuti langkah ini:

  1. Buka situs Canva.com atau aplikasi Canva di laptop/HP milikmu, lalu masuk (log in) menggunakan akun Google.

  2. Di kolom pencarian utama di halaman beranda, ketik kata kunci Infografis atau Infographic, lalu tekan Enter.

  3. Canva akan menampilkan ratusan pilihan templat infografis dengan berbagai tema (mulai dari proses, garis waktu/timeline, perbandingan, hingga statistik).

  4. Pilih templat yang tata letaknya paling sesuai dengan jenis datamu. Jika datamu berisi perbandingan dua hal, pilihlah templat bergaya Comparison. Jika datamu berupa angka statistik, pilih templat Data/Statistical.

2. Mengedit Teks Judul dan Menyusun Poin Informasi

Setelah templat terbuka di lembar kerja, saatnya mengganti teks bawaan templat dengan data dan materi milikmu sendiri.

Cara mengolah teks di Canva:

  1. Klik dua kali pada teks judul utama di bagian atas canvas untuk menggantinya dengan judul infografismu (buat judul yang singkat, padat, dan menarik perhatian).

  2. Edit sub-judul dan paragraf penjelasan di tiap bagian dengan mengetikkan poin-poin ringkas hasil olahan datamu.

  3. Hindari menumpuk teks yang terlalu panjang! Gunakan bullet points atau kalimat pendek agar pembaca bisa menangkap inti pesan dalam sekali pandang.

3. Memasukkan dan Mengedit Elemen Grafik Data (Charts)

Visualisasi data berupa grafik lingkaran (pie chart), grafik batang (bar chart), atau diagram garis adalah inti utama dari sebuah infografis data. Di Canva, grafik ini sangat interaktif dan mudah diisi dengan angkamu sendiri.

Langkah membuat dan mengedit grafik data:

  1. Klik tab Elemen (Elements) di panel menu sebelah kiri.

  2. Gulir ke bawah hingga menemukan kategori Bagan (Charts), lalu pilih jenis grafik yang ingin kamu gunakan (misalnya grafik batang atau donut chart).

  3. Klik grafik tersebut agar muncul di lembar kerja. Di panel sebelah kiri, kamu akan melihat tabel data sederhana.

  4. Masukkan nama label dan angka persentase/jumlah data milikmu ke dalam tabel tersebut. Secara otomatis, bentuk grafik di lembar kerja akan berubah menyesuaikan angka yang kamu masukkan!

4. Memanfaatkan Ikon Visual untuk Menjelaskan Data

Ikon adalah simbol visual kecil yang sangat efektif untuk menggantikan teks panjang. Misalnya, menggunakan ikon dompet untuk melambangkan keuangan, atau ikon orang untuk melambangkan populasi.

Tips menambahkan ikon di Canva:

  1. Klik tab Elemen (Elements) di sebelah kiri.

  2. Ketik kata kunci ikon yang kamu cari di kolom pencarian (misalnya: ikon dokumen, grafik naik, atau target).

  3. Pilih ikon dengan gaya desain yang seragam (misalnya sama-sama gaya garis/outline atau sama-sama bergaya warna flat) agar infografismu terlihat rapi dan konsisten.

  4. Letakkan ikon di samping atau di atas poin data yang bersangkutan.

5. Mengatur Kombinasi Warna dan Jenis Huruf (Font) agar Mudah Dibaca

Tampilan visual infografis yang menarik sangat bergantung pada pemilihan warna dan kerapian tata letak font.

Aturan desain sederhana untuk pemula:

  • Gunakan Maksimal 3 Warna Utama: Pilih 1 warna dominan untuk latar belakang, 1 warna kontras untuk teks utama, dan 1 warna cerah sebagai aksen untuk menonjolkan angka-angka penting. Kamu juga bisa menggunakan fitur Gaya (Styles) di Canva untuk mencoba palet warna otomatis yang sudah diselaraskan oleh desainer.
  • Pilih Font yang Jelas: Gunakan font jenis Sans Serif yang bersih dan mudah dibaca dari jarak jauh (seperti Arial, Montserrat, atau Open Sans) untuk teks penjelasan. Gunakan font berukuran tebal (Bold) khusus pada angka-angka statistik utama.

6. Mengunduh dan Membagikan Hasil Infografis

Setelah seluruh data, grafik, ikon, dan warna selesai kamu atur dengan rapi, langkah terakhir adalah menyimpan hasil karyamu!

Cara mengunduh infografis dari Canva:

  1. Klik tombol Bagikan (Share) di pojok kanan atas layar.

  2. Pilih menu Unduh (Download).

  3. Pilih format file yang kamu butuhkan:

    • PNG / JPG: Pilihan terbaik jika infografis ingin kamu unggah ke media sosial, artikel blog, atau dikirim lewat aplikasi pesan.

    • PDF Standar / Cetak: Pilihan terbaik jika infografis ingin kamu cetak di kertas poster atau dilampirkan dalam tugas laporan dokumen.

  4. Klik tombol Unduh, dan file infografis milikmu siap digunakan!

Mengolah data angka yang rumit menjadi visual infografis tidak lagi memerlukan aplikasi berat atau keahlian khusus desainer. Dengan bantuan templat siap pakai, fitur bagan interaktif, serta ribuan ikon gratis di Canva, siapa saja bisa menyusun infografis data yang rapi, informatif, dan memanjakan mata dalam waktu singkat.