Home | Tutorial Komputer | Tutorial Jaringan Komputer | Tutorial Blog | Tips dan Trik | SiteMap Blog | Twitter | Google Plus | Facebook | Privacy Policy

Pengertian Layer Network Model OSI dan Protokol yang Mengimplementasikannya

Pengertian Layer Network Model OSI

Layer Network adalah layer ketiga pada Model OSI yang bertugas untuk menterjemahkan pengiriman paket dari ujung ke ujung, atau dari titik ke titik. Untuk menjalankan pekerjaan ini layer network mendefinisikan logical address sehingga setiap titik ujung perangkat yang
berkomunikasi bisa diidentifikasi. Layer ini juga mendefinisikan dan menterjemahkan bagaimana routing bekerja dan bagaimana jalur dipelajari sehingga semua paket bisa dikirim.

Selain itu Network layer juga akan membentuk frakmentasi dan membentuk ulang data sehingga bisa dibaca oleh penerima. Identifikasi terhadap segmen kabel jaringan juga dilakukan oleh layer ini.


Baca Juga: Pengertian layer Transport pada Model OSI

Layer Network menspesifikasikan aturan-aturan untuk yang berikut:
1. Data routing antar banyak jaringan
2. Frakmentasi dan membentuk ulang data
3. Identifikasi segmen kabel jaringan

Protokol-protokol yang Mengimplementasikan Aturan Layer Network Model OSI

Ada banya protokol yang ada dalam jaringan komputer, masing-masing mempunyai peran yang berbeda-beda. Berikut adalah protokol-protokol dalam jaringan komputer yang menerapkan aturan yang ada pada layer network model OSI:

1. Netware’s Internetwork Packet Exchange (IPX) Protocol
2. TCP/IP’s Internet Protocol (IP); AppleTalk DDP

Baca Juga: Pengertian layer Session pada Model OSI

Analogi layer network pada jaringa adalah sebagai berikut: pengiriman surat atau paket ke kota atau kode pos tertentu, tidak langsung di kirim ke alamat tujuan. Layer ini sangat
penting dalam jaringan yang kompleks, dimana layer Network mengirim data paket ke jaringan logical.Router berfungsi pada layer ini.
Baca Selengkapnya >>

Pengertian Layer Transport Pada Model OSI dan Protocol Yang Mengimplemetasikannya

Pengertian Layer Transport Pada OSI Model

Layer Transport adalah layer keempat dari tujuh lapisan yang ada pada lapisan-lapisan model OS. Layer ini memfokuskan pada masalah-masalah yang berhubungan dengan pengiriman data (send) kepada komputer lain seperti proses memperbaiki suatu kesalahan atau error recovery, segmentasi dari blok data dari aplikasi yang besar kedalam potongan kecil-2 untuk di kirim, dan pada sisi komputer penerima potongan-2 tersebut disusun kembali.

Layer transport akan memberikan pemberitahuan kepada komputer penerima bahwa ada pesan yang diterima, selain itu layer ini juga akan menjamin pesan yang dikirim bebas dari kesalahan atau error.


Baca Juga: Penegrtian layer Sesion OSI Model yang protokol Yang Mengimplementasikannya

Layer keempat dari Model OSI ini menspesifikasikan aturan-aturan untuk yang berikut:
1. Menyembunyikan struktur jaringan dari layer diatasnya
2. Pemberitahuan kalau data pesan telah diterima
3. Menjamin kehandalan, pengiriman pesan bebas kesalahan

Baca Juga: Pengertian dan Fungsi Layer Presentation OSI layer dan Protokol Yang Menggunakannya

Protokol-protokol yang Mengimplementasikan transport Layer Model OSI

Berikut adalah contoh-contoh protkol yang mengimplementasikan / menerapkan aturan layer transport:

1. Netware’s Sequence Packet Exchange (SPX) protocol
2. TCP/IP’s Transmision Control Protocol (TCP)
3. TCP/IP’s Domain Name System (DNS)

Baca Juga: Pengertian Layer Aplication dan Protokol yang Menggunakannya

Analogi Layer Transport Model OSI

Untuk lebih mudah memahami layer transport model OSI, bisa dianalogikan seperti halnya jasa pengiriman paket (pandu logistic, JNE, Tiki, POS, Fedex, dll) yang mana jasa pengiriman tersebut bertanggung jawab penuh untuk sampainya paket atau barang yang dikirim kealamat tujuan dan paket tersebut aman dengan kondisi yang baik tanpa cacat.
Baca Selengkapnya >>

Pengertian layer Session Pada OSI Layer dan Protocol yang Mengimplementasikannya

Pengertian Layer Sesion Pada OSI Layer

Session Layer adalah lapisan kelima dari tujuh lapisan yang ada pada OSI Layer. Layer Session mendefinisikan bagaimana cara memulai percakapan, melakukan kontrol dalam percakapan dan mengakhiri seatu percakapan. Hal ini termasuk dalam kendali dan manajemen dari berbagai pesan bidirectional sehingga aplikasi bisa menyertakan suatu sinyal pemberitahuan atau notifikasi jika beberapa pesan telah lengkap.

Layer session sangatlah penting karena berfungsi untuk mengendalikan sesi komunikasi atara dua perangkat dalam jaringan, selain itu layer session juga membuat, mengelola dan melepas koneksi dalam jaringan komputer.


Baca Juga: Pengertian dan Fungsi Protokol Dalam Jaringan Komputer

Adapaun Layer kelima dari ketujuh Layer OSI ini (layer Session) menspesifikasikan aturan-aturan berikut:

1. Pengendalian sesi komunikasi antara dua piranti
2. Membuat; mengelola; dan melepas koneksi

Baca Juga: Pengertian Layer Aplication Dan Protocol Yang Mengimplementasikannya

Protocol-protocol Yang Mengimplementasikan Layer Session Model OSI

Berikut adalah protocol yang menimplementasikan layer session model OSI:

1. Netware’s Servise Advertising Protocol (SAP)
2. TCP/IP remote procedure call (RPC)
3. SQL; NFS; NetBIOS names; AppleTalk ASP; DECnet SCP

Baca Juga: Pengertian dan Fungsi Layer Presentation dan Protocol Yang Mengimplementasikannya

Sebagai gambaran sederhana dari session layer adalah operator telepon sehingga bisa diartikan jika anda ingin menghubungi seseorang tetapi anda tidak mengetahui nomor telephonnya, maka anda bisa bertanya ke operator telepon
Baca Selengkapnya >>

Pengertian dan Fungsi Layer Presentation dan Protocol yang Mengimplementasikannya Pada OSI Layer

Pengertian layer Presentasi Pada OSI layer

Layer Presentasi adalah lapisan keenam dari ketujuh lapisan yang ada pada OSI layer. Layer ini mempunyai tujuan utama yaitu mendefinisikan format data dalam jaringan seperti text ASCII, text EBCDIC, binary, BCD dan juga file jpeg. Selain itu layer presentasi juga akan membantu untuk menterjemahkan data dalam baik yang dikirim maupun yang diterima dalam jaringan. Enkripsi data juga didefinisikan ke dalam layer ini.

Layer Presentasi merupakan lapisan yang sangat penting dalam penterjemahan dan enkripsi data dalam jaringan sehingga masing-masing file dapat diterjemahkan dengan benar.


Baca Juga: Pengertian dan Fungsi Protokol Dalam Jaringan Komputer

Fungsi Layer Presentasi Pada OSI Layer

Fungsi utama dari layer presentasi adalah untuk mendefinisikan data dalam jaringan komputer seperti binary dan JPEG. Selain itu layer presentasi menspesifikasikan aturan-aturan untuk yang berikut:

1. Penterjemahan data dalam jaringan
2. Enkripsi dan Komresi data dalam jaringan
3. Menyediakan Sistem penyajian data ke aplication layer
4. Menyediakan sarana untuk compresion, dekompresi, encription dan decription

Baca Juga: Pengertian Layer Aplication dan Protocol Yang Mengimplemtasikannya

Protocol-protocol yang mengimplementasikan aturan layer Presentasi Pada OSI layer

Ada banyak protocol yang ada dalam jaringan komputer, masing-masing mempunyai perang yang berbeda-beda. berikut adalah protocol-protocol dalam jaringan yang mengimplementasikan aturan layer presentastion

1. Netware Core Protocol (NCP)
2. AppleTalk Filing Protocol (AFP)
3. JPEG; ASCII; EBCDIC; TIFF; GIF; PICT; encryption; MPEG; MIDI

Sebagai contoh implementasinya adalah sebagai berikut: mainframe mempunyai format EBCDIC; sementara WIndows mempunyai format data ASCII. Tugas layer Presentation adalah
menterjemahkan format yang berbeda ini sehingga bisa saling menyambung satu sama lain.
Baca Selengkapnya >>

Pengertian Layer Aplication dan Protocol Yang Mengimplementasikannya pada OSI Layer

Pengertian Layer Aplication pada OSI Layer

Layer Aplication adalah layer ke tujuh pada lapisan OSI dimana layer ini akan mendefinisikan interface atau tatap muka antara perangkat lunak atau software-software aplikasi yang berkomunikasi keluar dari komputer dimana aplikasi tersebut berada.
layer Aplication merupakan salah satu lapisan dari ketujuh layer yang ada pada Lapisan model OSI.


Baca Juga: Pengertian dan Fungsi layer OSI Network

Apa Yang Dilakukan Oleh Layer Aplication

Layer aplication akan menjelaskan aturan-aturan yang ada pada jaringan, aturan-aturan tersebut meliputi:

1. Penyediaan layanan jaringan
2. Penawaran – pengiklanan layanan jaringan
3. Pengaksesan layanan jaringan

Baca Juga: Pengertian dan Fungsi Layer TCP/IP

Protocol yang Menggunakan Layer Aplication Pada jaringan

Berikut adalah contoh-contoh protocol-protocol yang mengimplementasikan atau menggunakan aturan layer Application.

  1. Netware’s services advertising protocol (SAP)
  2. TCP/IP Network File System (NFS)
  3. TCP/IP Simple Mail Transfer Protocol (SMTP); Telnet; HTTP; FTP; WWW browser
  4. Termasuk dalam contoh ini adalah file; print; applikasi database; message.


Baca Selengkapnya >>

Poin-poin Instalasi Sistem Operasi Jaringan Mode Text / CLI (Command Line Interface)

Pengertian Instalasi Sistem Operasi Mode Text / CLI ( Command Line Interface)

Instalasi sistem operasi jaringan mode teks ini adalah sebuah mode instalasi sistem operasi jaringan yang lebih banyak pengoperasiannya lebih banyak menggunakan keyboard karena pada mode ini tidak ada tampilan grafis pada monitor. Selain itu hasil dari instalasi sistem operasi jaringan mode text ini juga akan berbasis text sehingga pada layar monitor akan tampil warna hitam dengan banyak tulisan. Untuk mengoperasikan sistem operasi dengan mode text user atau admin harus hafal betul tentang perintah dasar linux. Debian dan Ubuntu Server merupakan salah satu contoh sistem operasi jaringan yang proses intalasinya menggunakan mode teks ini.


Baca Juga: Pengertian dan macam Partis Pada Linux

Poin - poin yang harus dilakukan dalam melakukan instalasi sistem operasi mode text

Ada beberapa poin yang yang harus diperhatikan pada saat kita melakukan instalasi sistem operasi berbasis text, diantaranya:

1. Konfigurasi BIOS untuk dapat melakukan boot melalui CD/DVD
Konfigurasi ini ditujukan agar pada saat komputer dinyalakan pertama kali maka sistem akan meload data pada boot yang pertama. jadi jika kita menggunakan instalasi dengan flashdisk maka arahkan boot pada flashdisk.

2. Pemilihan mode instalasi teks atau grafis (GUI)
Pemilihan mode ini ditujukan untuk menetukan mode yang digunakan pada saat instalasi sistem operasi, apakah menggunakan mode text atau menggunakan mode GUI (grafis). Jika kita ingin menggunakan mode text pada kita pilih install dan jika kita ingin mode GUI maka kita pilih grafical install

Baca Juga: Hal - hal yang Harus Diperhatikan sebelum Melakukan Instalasi Sistem Operasi

3. Pemilihan bahasa, lokasi saat ini dan jenis keyboard
Ini dilakukan untuk memilih bahasa yang akan kita gunakan, misal baha Indonesia maka hasil dan langkah instalasinya akan menggunakan bahasa indonesia.

4. Pengaturan jaringan dan nama host (komputer)
Ini dilakukan untuk mengatur jaringan dan nama host untuk komputer

5. Penentuan password untuk user root
tahap ini digunaka untuk membuat password root, password root direkomendasikan untuk menggunakan perpaduan antara huruf dan angka

6. Pembuatan user baru
Tahap ini dilakukan untuk membuat user baru root

7. Penentuan pewaktuan sesuai lokasi saat ini
Langkah ini dilakukan agar waktu pada komputer sesuai dengan waktu kita

8. Penentuan skema partisi yang akan digunakan
Pada tahapan ini akan digunakan untuk menentuan skema partisi yang akan digunakan

9. Pengelolaan sumber paket aplikasi (CD atau mirror)
Pada tahap ini untuk menentukan sumber paket aplikasi yang akan diistall, biasanya klik tidak jika semua paket sudah terdapat pada installer

10. Pemilihan aplikasi yang akan diinstall
pada tahap ini dimita untuk memilih paket yang akan diinstall

11. Instalasi boot loader

Baca Selengkapnya >>

Google+ Followers