Home | Tutorial Komputer | Jaringan Komputer | Tutorial Blog | Tips dan Trik | SiteMap Blog | Twitter | Google Plus | Facebook | Privacy Policy

Macam-macam BIOS dan kode beep pada BIOS

Basic Input Output System atau lebih dikenal dengan BIOS merupakan program yang disimpan didalam IC yang tertanam pada motherboard yang berfungsi untuk menginisialisasi perangkat keras yang terhubung pada komputer. BIOS juga berperan untuk untuk memberi tanda jika ada permasalahan pada perangkat keras pada saat komputer pertama kali dinyalakan, atau proses ini biasa disebut dengan POST.

Macam - macam BIOS Komputer:

1. AMI BIOS
AMI BIOS adalah BIOS yang dikembangkan oleh Megatrends Amerika. AMI BIOS adalah BIOS Firmware paling populer untuk PC
Kode Beep pada AMI BIOS:
1x   = RAM mengalami masalah
2x   = Sirkuit gagal mengecek keseimbangan DRAM Parity (sistem memori)
3x   = Kegagalan memori pada 64 KB pertama
4x   = Timer pada sistem gagal bekerja
5x   = CPU Error atau motherboard tidak dapat menjalankan prosessor
6x   = Controller pada keyboardtidak dapat berjalan dengan baik
7x   = Vido Mode Error
8x   = Tes Mmori VGA gagal
9x   = Checksum error ROM BIOS bermasalah
10x = CMOS Shutdown resd/write mengalami masalah
11x = Chache memori error
1 beep panjang dan 3 beep pendek = Extended memori rusak
1 beep panjang dan 8 beep pendek = Tes tampilan gambar gagal

2. Awards BIOS
Kode Kesalahan pada Awards BIOS
1 beep panjang dan 2 beep pendek = Video error
1x beep panjang                          = kesalahan RAM
1x panjang dan 2x beep pendek     = VGA Rusak
1x panjang dan 3x beep pendek     = Keyboard rusak
Beep tak terputus                         = RAM atau Grafik tidak terpasang

3. Phoenix BIOS
Kode kesalahan pada Phoenix BIOS:
1x - 1x - 4x = BIOS rusak
1x - 2x - 1x = Motherboard rusak
1x - 3x - 1x = RAM mengalami kerusakan
3x - 1x - 1x = Motherboard rusak
3x - 3x - 4x = VGA mengalami kerusakan

Untuk masuk ke menu BIOS pada komputer umumnya dengan menekan tombol DELETE pada saat komputer pertama dinyalakan, jika langkah ini tidak berhasil anda bisa menggunakan perintah lain sesuai dengan BIOS yang terpasang pada komputer anda. contohnya: F2 ataupun ESC.
Semoga artikel sederhana ini bisa bermanfaat.....



Artikel Terkait :




TERIMA KASIH TELAH MEMBACA ARTIKEL INI
Tinggalkan komentar anda, agar saya bisa bersilaturrahmi dengan membalas kunjungan anda. Berkomentarlah yang bijak dan sopan, karena komentar yang kurang bijak dan bersifat spam akan dihapus oleh Admin.

10 comments:

  1. mksh artikell 2 untuk mengatasi masalah...

    ReplyDelete
  2. mantab gan informasinya,sangat membantu
    ini gan kalau mau servis laptop,jual beli laptop dan cari sparepart laptop https://laptopbekasjogja.wordpress.com/

    ReplyDelete
  3. keren gan informasinya,sangat membantu sekali.
    ini gan kalau mau servis laptop jual beli laptop dan cari sparepart laptop https://laptopbekasjogja.wordpress.com/

    ReplyDelete

Google+ Followers