Home | Tutorial Komputer | Tutorial Jaringan Komputer | Tutorial Blog | Tips dan Trik | SiteMap Blog | Twitter | Google Plus | Facebook | Privacy Policy

Topologi Jaringan Extended Star - Pengertian, Fungsi, Kelebihan dan Kelemahan Beserta Karakteristinya

Pengertian Topologi Jaringan Extended Star

Topologi Jaringan Extended Star adalah sebuah topologi jaringan yang sama dengan topologi jaringan star, Akan tetapi pada Topologi Jaringan Extended Star memiliki lebih banyak repeater dalam satu node pusat sehingga jangkauannya lebih panjang dibandingkan dengan topologi jaringan star biasa.

Topologi Jaringan Extended Star sendiri merupakan perkembangan dari topologi jaringan star dimana konsep dasar dari topologi jaringan ini adalah sama dengan topologi star hanya saja topologi ini memiliki jangkauan dan jumlah host lebih besar dibandingkan topologi star biasa.

Baca Juga: Pengertian, dan Fungsi Topologi Jaringan Komputer Beserta Macam-macam Topologi Jaringan

Fungsi Topologi Jaringan Extended Star

Topologi Jaringan Extended Star berfungsi untuk menghubungkan komputer-komputer dalam jumlah yang besar sehingga komputer-komputer tersebut dan perangkat jaringan lain dapat saling berkomunikasi untuk bertukar informasi dan data.


Kelebihan dan Kelemahan Topologi Jaringan Extended Star

Kelebihan Topologi Jaringan Extended Star

Kelebihan dari topologi ini sama dengan topologi jaringan star yaitu:
  1. Cukup mudah untuk mengubah dan menambah komputer ke dalam jaringan, bahkan jika kita ingin menambah jaringan baru kita bisa menambahkan repeater.
  2. Apabila satu komputer yang mengalami kerusakan dalam jaringan maka komputer tersebut tidak akan mengganggu aktivitas jaringan yang lain.
  3. Kita dapat menggunakan beberapa tipe kabel di dalam jaringan yang sama dengan hub yang dapat mengakomodasi tipe kabel yang berbeda.
Baca Juga: Topologi Jaringan Star - Pengertian, Fungsi, Kelebihan dan kelemahan Beserta Karakteristiknya

Kelemahan Topologi Jaringan Extended Star
  1. Memiliki satu titik kesalahan, terletak pada hub atau switch. Jika hub pusat mengalami kegagalan, maka seluruh jaringan akan gagal untuk beroperasi.
  2. Membutuhkan lebih banyak kabel karena semua kabel jaringan harus ditarik ke satu central point, jadi lebih banyak membutuhkan lebih banyak kabel daripada topologi jaringan yang lain.
  3. Membutuhkan lebih banyak repeater jika ingin menambah jaringan baru dengan jangkauan yang lebih luas
  4. Lalulintas data yang padat dapat menyebabkan jaringan bekerja lebih lambat.
Baca Juga: Pengertian, Fungsi, Kelebihan dan Kelemahan Beserta Karakteristik Topologi Jaringan Bus 

Karakteristik Topologi Jaringan Extended Star

Topologi Extended Star merupakan perkembangan lanjutan dari topologi star dimana karakteristiknya tidak jauh berbeda dengan topologi star yaitu :

  • Setiap node berkomunikasi langsung dengan sub node, sedangkan sub node berkomunikasi dengan central node. traffic data mengalir dari node ke sub node lalu diteruskan ke central node dan kembali lagi.
  • Digunakan pada jaringan yang besar dan membutuhkan penghubung yang banyak atau melebihi dari kapasitas maksimal penghubung.




Artikel Terkait :




TERIMA KASIH TELAH MEMBACA ARTIKEL INI
Tinggalkan komentar anda, agar saya bisa bersilaturrahmi dengan membalas kunjungan anda. Berkomentarlah yang bijak dan sopan, karena komentar yang kurang bijak dan bersifat spam akan dihapus oleh Admin.

No comments:

Post a Comment

Google+ Friends