Pengertian Port Pada Jaringan Komputer

Port adalah sebuah aplikasi spesifik atau bisa juga disebut proses software spesifik pada komputer / komputer host yang menjalankan layanan atau service untuk komunikasi di dalam jaringan komputer.

Port juga bisa diartikan sebagai sebuah mekanisme yang memungkinkan komputer mendapatkan izin untuk mendukung beberapa sesi koneksi dalam jaringan komputer dan program-program yang terhubung jaringan.

Port akan mengidentifikasi aplikasi dan service yang menggunakan koneksi didalam protocol TCP/IP sehingga port juga dapat mengidentifikasi sebuah proses tertentu.


Baca Juga: Macam-Macam Protocol yang Paling Sering Digunakan Pada jaringan komputer

Fungsi Port Pada Jaringan Komputer

Port berfungsi untuk mengizinkan sebuah komputer untuk mendukung beberapa sesi koneksi dengan komputer lainnya dan beberapa program didalam jaringan komputer.

Port dapat dikenali dengan angka 16-bit (dua byte) yang disebut dengan Port Number dan diklasifikasikan dengan jenis protokol transport apa yang digunakan, ke dalam Port TCP dan Port UDP. Karena memiliki angka 16-bit, maka total maksimum jumlah port untuk setiap protokol transport yang digunakan adalah 65536 buah.

Baca Juga: Pengertian dan Fungsi Subneting Pada Jaringan Komputer

Klasifikasi Port Number Pada Jaringan Komputer

Dilihat dari penomorannya. port UDP dan TCP dibagi menjadi 3 jenis, yaitu:

1. Well Known Port
Merupakan daftar nomor port yang telah diketahui secara umum untuk pemakaian suatu layanan, untuk itu Well Known Port tidak dapat digunakan oleh layanan lainnya. Well known Port memiliki kapasitas sebanyak 1024 buah nomor. Awalnya Well Known Port berkisar antara 0  hingga 255, akan tetapi kemudian diperlebar untuk mendukung antara 0 hingga 1023. Beberapa layanan dan aplikasi yang menggunakan Well Known Port adalah FTP di port 21, SSH di port 22 dan HTTP di port 80 dan lain sebagainya.

Baca Juga: Pengertian dan Fungsi Telnet

2. Dynamic Port
Dynamic port merupakan nomor port yang dapat berubah-ubah sesuai dengan keinginan dan keperluan pengguna. Dynamic port tidak disarankan untuk penggunaan aplikasi chatting dan aplikasi sejenis lainnya karena dengan port yang bisa berubah-ubah dapat mengakibatkan terjadinya tabrakan port number antar aplikasi yang digunakan. Dynamically Assigned Port berkisar dari 1024 hingga 65536 dan dapat digunakan atau dilepaskan sesuai kebutuhan.

3. Registered Port
Registered port terdaftar pada IANA (Internet Assigned Number Authority) yaitu organisasi dunia dibidang jaringan komputer sama halnya dengan Well Known Port. Registered port memiliki kapasitas port number antara 1024 hingga 49151. Port jenis ini digunakan untuk layanan aplikasi yang lebih spesifik seperti port 1080 untuk SOCKS proxy dan 1194 untuk Open VPN.

Baca Juga: Pengertian dan Fungsi FTP pada jaringan Komputer

Beberapa Port yang Biasa Digunakan dalam Jariungan Komputer

21   --> TCP --> FTP        --> File Transfer Protocol
23   --> TCP --> Telnet     -->  Remote access
25   --> TCP --> SMTP       --> Simple Mail Transfer Protocol
53   --> UDP --> DNS        --> Domain Name Server
80   --> TCP --> HTTP       --> Hypertext Transfer Protocol
110  --> TCP --> POP3       --> Post Office Protocol v3
123  --> UDP --> NTP        --> Network Time Protocol
137  --> TCP --> NetBIOS-ns -->  NetBIOS – Name Service
161  --> TCP --> SNMP       --> Simple Network Monitoring Protocol
3128 --> TCP --> HTTP-Proxy --> Web-Cache (default by Squid)
8080 --> TCP --> HTTP-Proxy --> Web-Cache (customized)